(Foyo Suud)
Sidoarjo kompasnews9 – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hadir sebagai instrumen ekonomi kerakyatan yang berlandaskan asas kekeluargaan, gotong royong, dan kemandirian. Keberadaan KDMP di desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi sosial masyarakat desa secara berkelanjutan.
Camat tarik Rofek Menjelaskan Dampak Ekonomi Langsung Bagi Warga KDMP memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Melalui unit usaha simpan pinjam, perdagangan, jasa, dan kemitraan usaha, warga mendapatkan akses permodalan yang lebih mudah, murah, dan aman. Kesempatan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM desa atau okal itu kesempatan, besar,” bilangnya
Masih kata camat Perputaran ekonomi desa yang lebih sehat karena transaksi dilakukan di dalam desa sendiri dengan demikian, ketergantungan warga terhadap rentenir atau pinjaman berbunga tinggi dapat ditekan secara signifikan.” Pungka camat tarik.
Sementara Sugiono SE, M.M kepala desa gempol klutuk saat ikut kunjungan tim tiga pilar kecamatan tarik. Menjelaskan Dengan adanya KDMP menciptakan Lapangan Kerja dan Pengurangan Pengangguran KDMP membuka peluang kerja baru bagi masyarakat desa, baik sebagai pengurus dan pengelola koperasi tenaga administrasi dan akuntansi juga
tenaga operasional unit usaha koperasi mitra usaha dan pemasok lokal hal ini berdampak pada berkurangnya angka pengangguran desa dan meningkatnya pendapatan keluarga juga peningkatan Kapasitas dan Literasi Keuangan Warga.
Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan rapat anggota, KDMP berperan aktif dalam Meningkatkan pemahaman warga tentang pengelolaan keuangan
Membiasakan budaya menabung dan berinvestasi Mendorong transparansi dan akuntabilitas ekonomi warga tidak hanya menjadi anggota, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang lebih cerdas dan mandiri.
Ia juga bilang Penguatan Solidaritas Sosial dan Gotong Royong KDMP memperkuat ikatan sosial antarwarga desa karena Kepemilikan koperasi bersifat kolektif keputusan strategis diambil melalui musyawarah anggota, Keuntungan usaha (SHU) dibagikan secara adil dan proporsional.” Pungkas kades gempol klutuk.
Sementara Danrami tarik Yaman saat di lokasi KDMP Mejelaskan Optimalisasi Potensi Lokal Desa KDMP menjadi wadah untuk mengelola dan mengembangkan potensi desa seperti Pertanian, perkebunan, dan peternakan Produk olahan lokal jasa konstruksi, logistik, dan perdagangan desa
Kerja sama dengan BUMDes, UMKM, dan pihak ketiga potensi desa yang sebelumnya tidak tergarap maksimal dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan Masih kata danramil tarik Kontribusi Terhadap Pembangunan Desa
Keuntungan dan aktivitas KDMP secara tidak langsung mendukung pembangunan desa melalui Peningkatan daya beli masyarakat dan Penguatan ekonomi lokal Dukungan terhadap program-program desa juga engurangan kesenjangan ekonomi KDMP menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan desa mandiri, maju, dan sejahtera.
Ia juga mengatakan koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bukan sekadar lembaga usaha, melainkan pilar utama pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat desa. Dampak dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun pembangunan jangka panjang. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan partisipatif, KDMP menjadi kunci menuju kemandirian dan kesejahteraan desa yang berkeadilan.” Pungkasnya danramil tarik. (sud)




