Kalapas Balikpapan Jelaskan Kronologi Sebelum Warga Binaan Husein Meninggal

Avatar photo

BALIKPAPAN,Kompasnews9.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano, A.Md.IP., S.H., M.H., memberikan penjelasan terkait rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum warga binaan Muhammad Husein meninggal dunia.

Penjelasan tersebut disampaikan Andri saat diwawancarai secara resmi oleh tim media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Timur, Senin (5/10/2026).

Andri menjelaskan, sebelum meninggal dunia pada Rabu (30/9/2026), Husein sempat terlibat perselisihan dengan seorang warga binaan lainnya. Perselisihan yang diawali cekcok mulut tersebut kemudian berlanjut menjadi perkelahian secara fisik.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa malam (29/9/2026), sekitar pukul 22.00 WIB, di dalam Blok B.7 Lapas Kelas IIA Balikpapan.

“Pihak Lapas menjelaskan bahwa sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan sempat terlibat pertengkaran dan perkelahian dengan warga binaan lainnya,” ujar Andri.

Menurut Andri, rangkaian peristiwa tersebut saat ini menjadi bagian dari informasi yang perlu ditelusuri untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai kejadian sebelum Husein meninggal dunia.

Pihak Lapas juga menerima informasi mengenai kondisi psikologis Husein yang disebut berkaitan dengan perselisihan tersebut. Namun, Andri menegaskan bahwa informasi itu masih merupakan keterangan awal dan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai penyebab perkelahian maupun penyebab kematian.

Karena itu, pihak Lapas menyerahkan proses penyelidikan dan penyidikan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap fakta sebenarnya.

“Kami berharap masyarakat jangan sampai tergiring opini yang belum tentu kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata Andri.

Ia menegaskan, pihak Lapas mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian hingga seluruh rangkaian peristiwa dapat diketahui secara jelas.

“Iya, kita percayakan kepada pihak kepolisian melakukan penyidikan sampai tuntas, sehingga kita bisa menerima data dan informasi secara akurat,” tambahnya.

Andri juga menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir, Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Selatan telah melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

Pihak Lapas, lanjutnya, siap memberikan data maupun informasi yang diperlukan penyidik dalam proses pengungkapan perkara.

Sementara itu, mengenai penyebab pasti meninggalnya Husein serta ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut, pihak Lapas masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyidikan dari aparat yang berwenang.

Andri menegaskan, seluruh informasi terkait peristiwa tersebut perlu disampaikan berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Di akhir keterangannya, Andri bersama jajaran Lapas Kelas IIA Balikpapan menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Muhammad Husein.

“Atas nama pribadi dan jajaran Lapas Kelas IIA Balikpapan, kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum Muhammad Husein. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Andri.

Pewarta : Rahma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *