Kompasnews9.com || Sidoarjo – Polsek Sedati menangani peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah kamar kos di Jalan Makmur Gang Kyai Pandan Sari, Dusun Sudimoro, Desa Betro, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.
Ledakan tersebut terjadi di kamar kos milik H. Kowi dan mengakibatkan seorang penghuni kos bernama Dwi Andika (16) mengalami luka-luka.
Korban diketahui bekerja sebagai swasta dan tinggal di kos tersebut.
Pelapor dalam kejadian ini adalah M. Rofik (52), perangkat Desa Betro.
Sementara saksi-saksi yang berada di lokasi yakni A.H.T (30) dan Fani P,R (25), pasangan suami istri yang menempati kamar kos di sebelah kamar korban.
Menurut keterangan saksi AHT, saat dirinya berada di dalam kamar kos, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari kamar sebelah yang ditempati korban.
Akibat ledakan tersebut, dinding kamar saksi mengalami retak, sedangkan kamar korban mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan tembok.
Tak lama setelah kejadian, korban keluar dari kamar mandi dengan kondisi mengalami luka akibat ledakan. Korban kemudian segera dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan keterangan teman satu kos korban, Faizal, diketahui bahwa sekitar tiga hari sebelum kejadian korban diduga membeli bahan peledak berupa serbuk mercon melalui media online.
Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa, sementara terlapor masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Polsek Sedati mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan atau merakit bahan peledak secara ilegal karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolsek Sedati Iptu Masyita DS, S.H., M.H. membenarkan adanya peristiwa ledakan tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini kasus ledakan mercon tersebut masih dalam tahap penyidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
“Benar telah terjadi ledakan di kamar kos wilayah Desa Betro, Kecamatan Sedati. Saat ini kami masih melakukan penyidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan serta menelusuri asal bahan peledak yang digunakan,” imbuhnya. Sult




