Sidoarjo KompasNews — kelompok pokmas wilayah kecamatan tarik dan wilayah kecamatan balongbendo rapat koordinasi Struktural Antarseksi sebagai langkah nyata dalam memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi teknis pembangunan fisik maupun non fisik.
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi bagi jajaran pokmas struktural untuk menyelaraskan pelaksanaan program kerja serta memastikan setiap tugas berjalan secara optimal dan terintegrasi.(17/9/2026)
Sementara Moh Suud SH HM. Menjelaskan koordinasi ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi capaian kinerja, identifikasi dan penanganan kendala operasional, hingga pemantapan strategi dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik.
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan penguatan dan perbaikan.
Ia juga bilang dalam pembahasan fisik maupun non fisik tersebut setiap seksi menyampaikan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, termasuk berbagai tantangan dalam melakukan pembangunan di lingkungan masyarakat.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang terbuka, berbagai kendala dapat dipetakan secara lebih komprehensif sehingga langkah penyelesaian dapat dirumuskan secara tepat,” ujarnya
Masih kata Suud. Rapat juga menekankan pentingnya kolaborasi antarseksi dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan fisik maupun non fisik yang responsif, efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Integrasi pelaksanaan tugas menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan proses pembangunan.
Selain mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan, rapat dimanfaatkan untuk memantapkan strategi dan prioritas kerja kedepan. Setiap seksi didorong untuk meningkatkan koordinasi, menjaga kualitas kinerja, serta memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan tugas secara profesional dan akuntabel.” Bilangnya
Melalui Rapat Koordinasi Struktural Antarseksi ini pokmas dua wilayah kecamatan tarik dan wilayah kecamatan balongbendo terus berupaya membangun tata kelola kerja yang solid juga sinergi yang semakin kuat diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembangunan fisik stau non fisik serta pelaksanaan tugas dan fungsi yang semakin efektif dan responsif bagi masyarakat,” pungkasnya Moh Suud SH HM. (Sud)








