JAKARTA ,Kompasnews9.com— Polri mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online yang semakin beragam. Modus tersebut antara lain penyamaran sebagai petugas bank dan instansi pemerintah, tawaran investasi, hingga penipuan berkedok hubungan asmara.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan upaya meningkatkan kesadaran digital sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui program prioritas di bidang penegakan hukum, termasuk mendorong perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan.
“Keamanan di ruang digital membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi, mengenali berbagai modus penipuan, dan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat dapat menerapkan sejumlah langkah sederhana untuk menghindari penipuan online, seperti memastikan identitas pihak yang menghubungi melalui saluran resmi, tidak sembarangan mengeklik tautan, menjaga kerahasiaan kode OTP dan PIN, serta tidak mudah tergiur tawaran keuntungan yang tidak masuk akal.
Masyarakat juga diimbau melakukan konfirmasi apabila menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan keluarga, rekan kerja, maupun instansi tertentu, terutama jika disertai permintaan uang atau data pribadi.
Selain itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap pesan yang mendesak untuk segera melakukan transfer uang, memberikan kode verifikasi, atau membuka tautan tertentu. Verifikasi melalui saluran resmi menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan data dan kerugian finansial.
Polri juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau mengalami dugaan tindak kejahatan agar segera melapor. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan informasi, melaporkan kejadian, maupun meminta bantuan kepolisian.
“Melalui kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat membangun ruang digital yang lebih aman dan nyaman. Polri mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan, berbagi informasi yang benar, dan bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai bentuk kejahatan,” tutup Trunoyudo.
Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun keamanan secara bersama-sama, termasuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi seluruh masyarakat.
Polri berharap peningkatan kesadaran digital dapat membantu masyarakat mengenali ancaman sejak dini, melindungi data pribadi, serta menghindari kerugian akibat berbagai modus penipuan online.(Rustam Afandi)












