Kompasnews9.com || KALIMANTAN TIMUR — MINGGU, 25 OKTOBER 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Kilometer 30 berhasil ditangani setelah tim gabungan yang terdiri dari relawan, personel TNI, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta relawan pemadam kebakaran turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Informasi mengenai kejadian kebakaran tersebut diterima sekitar pukul 11.50 WITA, berdasarkan laporan langsung dari warga yang mengetahui adanya kebakaran di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti informasi itu, para relawan bersama unsur terkait segera bergerak melakukan pemadaman guna mengendalikan api agar tidak meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
Perwakilan relawan Red Karasamboja menyampaikan bahwa proses pemadaman telah selesai dilaksanakan. Berkat kerja sama dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat, kebakaran tersebut akhirnya berhasil ditangani.
“Alhamdulillah, kebakaran di Kilometer 30 sudah bisa kami tangani. Pemadaman dilakukan bersama teman-teman relawan, TNI, LSM, dan relawan pemadam kebakaran,” ungkap perwakilan relawan saat memberikan keterangan.
Ia juga menjelaskan bahwa informasi awal mengenai kebakaran berasal langsung dari masyarakat. Laporan warga tersebut menjadi informasi penting untuk mempercepat respons dan penanganan di lapangan.
Keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan karhutla ini menunjukkan pentingnya sinergi antara relawan, aparat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan.
Karhutla perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kabut asap apabila tidak segera dikendalikan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, serta segera melaporkan kepada petugas atau relawan apabila menemukan titik api di kawasan hutan maupun lahan terbuka.
Keberhasilan pemadaman di Kilometer 30 menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat dan kerja sama lintas unsur memiliki peran penting dalam penanganan kebakaran.
Catatan: Informasi mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, lokasi administratif yang lebih spesifik, dan kemungkinan adanya penjagaan lanjutan belum disampaikan sehingga tidak dicantumkan dalam berita ini.(Rahma)












