BERAU,Kompasnews9.com – 16 Oktober 2026 — Polres Berau terus memperkuat fondasi karakter dan integritas seluruh personel melalui kegiatan rutin Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal). Kegiatan dilaksanakan secara serentak di Markas Komando Polres maupun jajaran Polsek, Kamis (15/10/2026) pagi, guna membentuk anggota yang tidak hanya profesional, tetapi juga berkarakter kuat dan humanis.
Dimulai pukul 08.30 WITA, kegiatan disesuaikan dengan agama dan kepercayaan masing-masing personel. Pembinaan rohani untuk umat Islam berlangsung di Ruang Rupatama Polres Berau, sementara bagi personel beragama Katolik dilaksanakan di Ruang Si Propam Polres Berau. Personel di jajaran Polsek turut mengikuti kegiatan secara daring melalui jaringan Zoom Meeting yang terhubung hingga ke Mabes Polri.
Pengatur Sahrin, S.Sos.I., dalam pembinaan rohani Islam menyampaikan materi tentang empat golongan manusia yang dirindukan surga Allah, yaitu rajin membaca Al-Qur’an, gemar bersedekah, senantiasa menjaga lisan, dan tekun menjalankan ibadah puasa. Materi ini mengajak seluruh personel untuk terus berbenah dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat bertugas di tengah masyarakat.
Sementara itu, pembinaan rohani bagi personel beragama Katolik dipimpin oleh Ipda RM. Antonius, A.S., S.Fil., M.Th. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan sekaligus pengingat agar nilai-nilai moral selalu menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan di lapangan.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menjelaskan bahwa Binrohtal bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas diri setiap anggota.
“Kegiatan ini memiliki peran penting dalam membangun mental dan kepribadian anggota. Keimanan dan ketakwaan yang kuat menjadi landasan agar setiap langkah dan keputusan tetap profesional, bertanggung jawab, dan beretika,” ujarnya.
Dengan penguatan spiritual dan moral yang berkelanjutan, Polres Berau berharap seluruh personel senantiasa menjunjung tinggi etika, menjauhi perilaku tercela, dan selalu mengedepankan sikap humanis saat menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Langkah ini merupakan wujud nyata upaya mewujudkan Polri yang profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.(Rahma)












